Rabu, 26 Maret 2014

TUGAS ARTIKEL E-COMMERCE BB HTML


Mengenal HTML 5


Apa itu HTML? HTML atau singkatan dari HyperText Markup Language adalah bahasa yang digunakan untuk menampilkan dan mengelola hypertext. Hypertext merupakan teks yang berhubungan dengan dokumen lain atau teks yang di link ke informasi lain. Dengan menggunakan hypertext dan mengklik link atau hypertext yang biasanya digarisbawahi atau diwakili oleh suatu gambar maka kita menuju ke suatu tempat, misalnya website atau halaman homepage lain.
HTML bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language). HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
Sejarah dari HTML pada saat itu dimulai pada tahun 1980, dimana IBM memikirkan pembuatan suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari dokumen dengan suatu tanda tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis bahasa yang menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan dokumen. Bahasa ini dinamakan Markup Language, sebuah bahasa yang menggunakan tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized Markup Language atau GML.
Tahun 1986, ISO menyatakan bahwa IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik, dan kemudian mengeluarkan suatu publikasi (ISO 8879) yang menyatakan markup language sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa ini dari GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML (Standard Generalized Markup Language). ISO dalam publikasinya meyakini bahwa SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan sistem-sistem perkantoran. Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama subset dari SGML, yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya bagi mereka yang menggunakan World Wide Web.
HTML pada dasarnya memiliki beberapa kegunaan, antara lain mengintegerasikan gambar dengan tulisan; membuat Pranala; mengintegerasikan berkas suara dan rekaman gambar hidup; membuat form interaktif.
HTML dokumen memang mirip dengan dokumen tulisan biasa, hanya dalam dokumen ini sebuah tulisan bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode atau lebih dikenal dengan TAG tertentu. Sebagai contoh jika ingin membuat tulisan ditampilkan menjadi tebal seperti: TAMPIL TEBAL, maka penulisannya dilakukan dengan cara: < b> TAMPIL TEBAL</b>. Tanda < b> digunakan untuk mengaktifkan instruksi cetak tebal, diikuti oleh tulisan yang ingin ditebalkan, dan diakhiri dengan tanda </b> untuk menonaktifkan cetak tebal tersebut.
HTML memungkinkan seseorang untuk menyunting tampilan atau format berkas yang akan dikirimkan melalui media daring.
Secara garis besar, terdapat 4 jenis elemen dari HTML:
  • Struktural. Tanda yang menentukan level atau tingkatan dari sebuah tulisan (contoh, < h1> Golf</h1> akan memerintahkan peramban untuk menampilkan “Golf” sebagai tulisan tebal besar yang menunjukkan sebagai Heading 1
  • Presentasional. Tanda yang menentukan tampilan dari sebuah tulisan tidak peduli dengan level dari tulisan tersebut (contoh, < b> boldface</b> akan menampilkan bold. Tanda presentasional saat ini sudah mulai digantikan oleh CSS dan tidak direkomendasikan untuk mengatur tampilan tulisan,
  • Hiperteks. Tanda yang menunjukkan pranala ke bagian dari dokumen tersebut atau pranala/ link ke dokumen lain (contoh, < a href=”http://www.wikipedia.org/”&gt; Wikipedia</a> akan menampilkan Wikipedia sebagai sebuah hyperlink ke URL tertentu),
  • Elemen widget yang membuat objek-objek lain seperti tombol (< button>), list (< li>), dan garis horizontal (< hr>). Konsep hypertext pada HTML memungkinkan pembuatan link pada suatu kelompok kata atau frasa untuk menuju ke bagian manapun dalam World Wide Web.
Ada tiga macam pranala (link) yang dapat digunakan:
  • Pranala menuju bagian lain dari page.
  • Pranala menuju page lain dalam satu web site.
  • Pranala menuju resource atau web site yang berbeda.
Selain markup presentasional, markup yang lain tidak menentukan bagaimana tampilan dari sebuah tulisan. Namun untuk saat ini, penggunaan tag HTML untuk menentukan tampilan telah dianjurkan untuk mulai ditinggalkan, dan sebagai gantinya digunakan Cascading Style Sheets.
Ini adalah contoh dari format HTML
Saat ini, untuk HTML sendiri memiliki versi terbaru, yaitu HTML 5 yang dibuat oleh World Wide Web Consortium (W3C). Konsep pertamanya sudah dipublikasikan pada tahun 2008, tetapi tidak banyak yang menggunakannya hingga tahun 2011. HTML 5 dapat bekerja dengan CSS3 dan masih dalam tahap pengembangan. Sejak peluncurannya, HTML5 selalu mengalami pengembangan, W3C terus menambahkan dan mengembangkan fitur-fitur pada HTML5 dan berencana meluncurkan versi stable-nya di tahun 2014.
HTML5 adalah suksesor dari HTML 4.01 yang diterbitkan pertama kali tahun 1999. Sejak saat itu, internet telah berubah secara signifikan dan kehadiran HTML5 terlihat sangat diharapkan. HTML5 dikembangkan berdasarkan standard yang sudah diatur sebelumnya :
  • Fitur-fitur baru harus berdasarkan HTML, CSS, DOM, dan JavaScript
  • Kebutuhan akan plugin external (seperti Flash) harus dikurangi
  • Penanganan error harus lebih mudah daripada versi sebelumnya
  • Scripting harus diganti dengan lebih banyak markup
  • HTML5 harus device-independent
  • Proses pengembangan harus dapat dilihat oleh publik
HTML5 dibuat untuk membuat proses coding menjadi lebih mudah dan logis. Fitur-fitur unik dan mengesankan dari HTML5 datang di dalam departemen multimedia. Banyak dari fiturnya yang yang dibuat dengan pertimbangan bahwa pengguna harus dapat menjalankan konten berat (heavy content) dalam device dengan tenaga rendah (low-powered device).
Pada HTML5 terdapat fitur elemen <video>,<audio> dan <canvas> , tetapi juga integrasi dari konten gambar grafis vektor (yang sebelumnya kita ketahui dengan tag <object>). Artinya, konten multimedia dan grafis dalam website akan dapat ditangani dan dieksekusi dengan lebih mudah dan lebih cepat, tanpa membutuhkan plugin atau API tambahan.
Ada banyak sekali syntax baru yang ditambahkan ke dalam HTML5, tetapi dibawah ini akan disebutkan beberapa syntax yang dirasa paling penting. Sisanya dapat Anda lihat di HTML5 section W3C.
  • <article> – tag ini mendefinisikan artikel, posting atau komentar dari pengguna, atau suatu konten yang independen
  • <aside> – tag aside pada HTML5 menandakan suatu konten yang terpisah (aside) dari konten sebuah halaman, seperti sebuah sidebar
  • <header>,<footer> – Anda tidak perlu lagi mendefinisikan ID header atau footer, gunakan tag ini untuk menggantikannya
  • <nav> – navigasi pada website Anda dapat ditaruh didalam tag nav, yang dapat secara otomatis membuat daftar Anda seperti sebuah navigasi
  • <section> – tag ini dapat mendefinisikan section apapun dalam document Anda. Section bekerja kurang lebih seperti div yang memisahkan section yang berbeda
  • <audio>,<video> – jelas sekali ini adalah tag penanda untuk konten suara dan video, yang sekarang dapat lebih mudah dijalankan dari berbagai device
  • – tag baru ini berfungsi untuk menampilkan konten interaktif (plugin) atau aplikasi eksternal
  • <canvas> – canvas tag ini cukup menarik, memungkinkan Anda menggambar menggunakan script kode seperti JavaScript.
Berikut adalah beberapa tag dari HTML 4.01 yang sudah dihapuskan dari HTML5, browser sudah tidak lagi men-support penggunaan tag ini. Anda mungkin ingin melihat lagi halaman HTML website Anda dan lihat apakah hal ini mengacaukan design Anda pada browser terbaru atau tidak.
  • <acronym>
  • <applet>
  • <basefont>
  • <big>
  • <center>
  • <dir>
  • <font>
  • <frame>
  • <frameset>
  • <noframes>
  • <strike>
  • <tt>
Daftar Pustaka:
Wikipedia. 2014. HTML (HyperText Markup Language). (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki/HTML, diakses pada 26 Maret 2014)
Anonym. 2013. Pengenalan HTML 5. (Online) (http://www.mattjunior.com, diakses pada 26 Maret 2014)

File bisa download di sini:
PDF    : Mengnal HTML .pdf

TUGAS ARTIKEL E-COMMERCE BB PHP

Mengenal PHP


PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS. Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/ FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
Contoh program dalam PHP
  1. Program Hello World
Program Hello Word yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai berikut:
  1. Program bilangan Fibonacci
Berikut ini adalah contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis dengan menggunakan PHP. Contoh program ini adalah program untuk menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci. Terdapat beberapa variable atau sintax. seperti function. itu merupakan bagian dari javascript.
Terdapatbeberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
  1. ‘Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.’
  2. ‘Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana – mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.’
  3. ‘Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis – milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.’
  4. ‘Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.’
  5. ‘PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.’
PHP memiliki 8 tipe data, yaitu:
  1. Boolean
  2. Integer
  3. Float/ Double
  4. String
  5. Array
  6. Object
  7. Resource
  8. NULL
Daftar Pustaka:
Wikipedia. 2014. PHP: Hypertext Preprocessor. (Online). (http://id.wikipedia.org/wiki/PHP, diakses pada 26 Maret 2014)

File bisa didownload di sini:
PDF    : Mengenal PHP .pdf

Rabu, 19 Maret 2014

Tugas Artikel E-Commerce BB – Plugin WordPress untuk Online Shop Manual


Cara Memasang Plugin WordPress untuk Online Shop secara Manual




WordPress merupakan blog yang sudah mendunia yang digunakan oleh para blogger, baik untuk menulis sebuah artikel, berita, atau bahkan digunakan untuk memasarkan sebuah produk (bisnis). WordPress dapat digunakan oleh individu ataupun instansi. Ketika digunakan untuk keperluan bisnis kita dapat menambahkan fitur-fitur tertentu pada template WordPress kita. Biasanya para blogger menggunakan plugins untuk mengoptimalisasikan kegunaan dari WordPress mereka. Definisi Plugin sendiri seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya, merupakan sebuahprogram tambahan berupa script atau software tambahan yang bisa diintegrasikan dengan WordPress untuk memberikan fungsi-fungsi lain yang belum tersedia pada instalasi standar. Banyak sekali macam-macam plugin yang dapat kita gunakan terutama untuk online store. Nah, pada artikel ini saya akan membahas mengenai tahapan-tahapan yang dapat kita lakukan saat melakukan installasi plugin untuk Online Shop.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
  1. Silahkan login ke Dashboard (WP-Admin) blog WordPress.

  1. Lalu geser mouse ke “Plugins“, dan klik “Add New

  1. Pada kolom “Search“, masukkan “wp e-commerce“, kemudian klik “Search Plugins“.
  2. Setelah itu akan muncul banyak hasil pencarian. Lakukan instalasi “WP E-Commerce” dengan klik “Install Now” yang terdapat dibawah namanya.
  1. Klik “Ok” pada saat ditanya “Are you sure you want to install this plugin?”.
  1. Setelah ter-install dengan sukses, silahkan klik “Activate Plugin
  1. Plugin WordPress WP E-Commerce telah aktif.

Daftar Pustaka:
Anonym. 2013. Cara Membuat Toko Online dengan Blog WordPress. (online) (http://www.semutkecil.com, diakses pada 18 Maret 2014)

Artikel bisa didownload di sini:
Plugin WordPress untuk Online Shop Manual .docx
Plugin WordPress untuk Online Shop Manual .pdf

Artikel E-Commerce BB – Plugin Online Shop WordPress


Plugin WordPress Untuk Online Shop



Mungkin di sini banyak pengguna awam dari WordPress yang belum mengetahui apa sebenernya maksud dari plugin di wordpress. Ada beberapa faktor yang dapat membuat WordPress menjadi platform yang populer di dunia. Karena faktor-faktor tersebut juga membuat wordpress digunakan oleh para blogger profesional baik blogger perusahaan atau personal. Nah salah satu  faktornya di sini adalah ketersediaan plugin WordPress yang jumlahnya puluhan ribu sehingga dapat memenuhi kebutuhan para penggunanya.
Lalu apa arti sebenernya dari plugin? Plugin pada WordPress merupakan sebuah program tambahan berupa script atau software yang bisa diintegrasikan dengan WordPress untuk memberikan fungsi-fungsi lain yang belum tersedia pada instalasi standar. Plugin ini juga memberikan fitur-fitur atau layanan yang spesifik untuk meningkatkan fungsi dalam penggunaan blog WordPress. Plug in dapat digabungkan dengan blog menggunakan akses poin dan metode yang disediakan oleh wordpress. Contoh fungsi-fungsi khusus plugin ini misalnya untuk SEO, e-Commerce, Security, efek-efek gambar dan lain sebagainya.
Dalam WordPress sendiri disediakan plugin khusus yang dapat kita gunakan untuk online shop. Sebenarnya banyak sekali platform untuk membuat online shop, ada oscommerce, magento, prestashop, dan lain-lain, bahkan ada beberapa web programmer di Indonesia yang membuat plugin online shop sendiri seperti vkios.com.
Sebenarnya dalam menggunakan WordPress untuk online shop masih terdapat beberapa kelemahan. Kelemahan wordpress online shop antara lain:
  1. Kurangnya atau bahkan tidak adanya fasilitas menghitung shipping cost menggunakan kurir JNE/TIKI. Hal ini adalah penting karena dibutuhkan oleh semua pemilik online shop di Indonesia untuk menyediakan informasi biaya pengiriman bagi konsumennya.
  2. Tidak adanya fasilitas switch currency. Fasilitas ini perlu adanya karena dapat memberikan informasi mengenai kurs mata uang asing apabila kita menjual produk kepada konsumen yang berada di luar negeri/ mancanegara, sehingga konsumen dapat mengakumulasikan harga awal (dalam rupiah) ke harga akhir (mata uang Negara mereka), misalnya dari rupiah ke dollar.
Namun dari beberapa kekurangan tersebut dapat diperbaiki dengan menambahkan coding sehingga plugin pada online shop menjadi lebih sempurna.
Ada beberapa contoh plugin yang bisa Anda gunakan untuk membuat online shop Anda lebih menarik, antara lain:
  1. GTranslate. Get translations with a single click between 58 languages (more than 98% of internet users) on your website! Plugin ini penting jika pengunjung atau customer online shop Anda customer tidak hanya berasal dari Negara Indonesia. Plugin ini sesuai bagi Anda yang ingin melakukan ekspansi produk hingga mancanegara sehingga online shop Anda dapat dikenal hingga seluruh dunia.
  2. CubePoints. CubePoints is a point management system designed for WordPress blogs. Users can earn points by posting comments on your site. Plugin ini memberlakukan sistem point rewards. Tujuannya agar costumer yang berbelanja pada online shop Anda mendapatkan kepuasan tersendiri dengan adanya point, sehingga mereka akan menumbuhkan rasa loyalitas mereka pada online shop Anda. Misalnya, customer lama akan terpancing untuk menggumpulkan point yang bisa ditukar agar mendapatkan diskon pada pembelian selanjutnya.
  3. Contact Form 7. Just another contact form plugin. Simple but flexible. Tidak hanya berfungsi sebagai contact form dalam mengirim e-mail, tetapi bisa berfungsi sebagai form untuk order, form untuk konfirmasi pembayaran, form untuk memesan produk custom, dll.
  4. WPtouch. A plugin which formats your site with a mobile theme for visitors on Apple iPhone/ iPod touch, Google Android, Blackberry Storm and Torch, Palm Pre and other touch-based smartphones. Plugin ini dapat memudahkan pengunjung/ customer yang tidak hanya mengakses online shop melalui PC/ Laptop saja, tetapi juga memanfaatkan mobile phone mereka. Sehingga dengan adanya plugin ini customer dapat mengakses online shop Anda dengan cepat melalui smartphone dan gadget  lainnya.
  5. Email Users. Allows the site editors to send an e-mail to the blog users. Plugin ini berfungsi untuk mengirimkan informasi-informasi penting yang paling update seputar online shop. Contohnya pemberitahuan akan produk baru, perubahan harga produk, promo diskon, dll. Jika user/ customer online shop Anda hanya sedikit, maka daripada membeli jasa e-mail marketing, lebih baik menggunakan plugin ini. Sehingga plugin ini memudahkan Anda untuk mengirimkan broadcast email kepada customer secara langsung.
  6. Maintenance Mode. Adds a splash page to your blog that lets visitors know your blog is down for maintenance. Logged in administrators get full access to the blog including the front-end. Jika Anda ingin melakukan perubahan pada online shop seperti mengganti theme, menambahkan dan menguji coba fitur baru, dll, cukup mengaktifkan plugin ini. Tetapi maintenance yang dilakukan jangan terlalu lama, karena dapat membuat customer Anda berpindah dan penjualan berkurang.

Serta banyak lagi contohnya, seperti:
Contact Form 7
Just another contact form plugin. Simple but flexible.
OptinMonster
OptinMonster is the #1 lead generation and email list building tool.
PPinger
Pings your blog to Pingomatic using your visitors’s IP’s
Reduce Bounce Rate
Reduce your bounce rate remarkably by adding some code to the footer. No options, out-of-the-box.
SEO SearchTerms Tagging 2
Multiply blog traffic by strengthening on page SEO, increasing the number of indexed pages, auto convert search terms into post tags, and more.
Share Locker
Share Locker lets you protect content until users share the page on Facebook, Twitter or Google+.
ShareThis
Let your visitors share a post/page with others. Supports e-mail and posting to social bookmarking sites.
Tweetily
Tweetily will periodically tweet a random post or page automatically to promote your content and drive traffic to your Web site! You set the time, number of tweets, and just let Tweetily do the rest!
WooCommerce
An e-commerce toolkit that helps you sell anything. Beautifully.
Woocommerce CSV Import
Import CSV files in Woocommerce.
WooCommerce MailChimp Subscribe
Allows cusotmers to signup for your MailChimp newsletter during checkout with double-opt option.
WordPress SEO
The first true all-in-one SEO solution for WordPress, including on-page content analysis, XML sitemaps and much more.
Google Analytics for WordPress
This plugin makes it simple to add Google Analytics to your WordPress blog, adding lots of features, eg. custom variables and automatic clickout and download tracking.

Daftar Pustaka
Brillie. 2011. Plugin WordPress Penting untuk Online Store (online), (http://antie.info, diakses pada 15 Maret 2014)

Artikel bisa di download di sini:
Plugin WordPress untuk Online Shop .docx
Plugin WordPress untuk Online Shop .pdf

TUGAS ARTIKEL E-COMMERCE BB – Instalasi WordPress Manual


Instalasi WordPress Manual


WordPress meruapakan sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat popular digunakan sebagai mesin blog (blog engine). Selain sebagai blog, WordPress juga digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya (Wikipedia.com). Untuk menggunakan WordPress kita bisa mengaksesnya pada site yang disediakan. WordPress sendiri menyediakan dua alamat yang berbeda, yaitu WordPress.com dan WordPress.org. WordPress.com merupakan situs layanan blog yang menggunakan mesin WordPress, didirikan oleh perusahaan Automattic. Dengan mendaftar pada situs WordPress.com pengguna tidak perlu melakukan instalasi atau konfigurasi yang cukup sulit. Namun kelemahannya di sini, kita (pengguna) tidak bisa menambahkan asesori apa pun selain yang sudah disediakan.
Ketika kita sebagai pengguna ingin mengubah template atau menambahkan fitur-fitur yang tidak disediakan pada WordPress.com tentunya kita bisa mengunduh aplikasi beserta seluruh berkas CMS WordPress pada situs WordPress.org. Selanjutnya CMS ini dapat diubah ulang selama pengunduh menguasai PHP, CSS dan script lain yang menyertainya. Intinya apabila kita ingin memodifikasi WordPress kita menurut kebutuhan atau ingin membuat blog menggunakan alamat dan server sendiri dapat diakses dan diinstall melalui WordPress.org.
Sebenarnya pada hosting baru memang bisa lebih cepat selesai jika dikerjakan lewat Softaculous. Tapi hal tersebut hanya bisa digunakan ketika Installer WordPress kita sudah terupdate ke versi baru. Cara lain, kita juga bisa menginstallnya secara manual. Jadi, kita tidak perlu  menunggu update dari pihak Softaculous. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Download terlebih dahulu versi terbaru dari file installer WordPress pada situs resminya http://wordpress.org/download untuk menjamin installer yang anda download tidak diselipkan spyware di dalamnya.
  2. Login ke halaman cPanel hosting Anda. Tentunya Anda harus memiliki domain name dan hosting untuk bisa mengakses ini. Pada halaman tersebut kemudian klik menu “File Manager”.
  3. Upload installer WordPress ke server hosting Anda melalui File Manager. Caranya klik menu “Upload”, kemudian pilih file installer WordPress (formatnya .zip) yang sudah Anda download sebelumnya.
  4. Setelah proses upload selesai, berikutnya extract installer WordPress dengan mengklik menu Extract. Tentukan direktori file-file WordPress akan ditempatkan. Pastikan agar semua file-file instalasi tepat berada di bawah direktori public_html.
  5. Siapkan database untuk menampung tabel data yang nantinya akan ditulis secara otomatis oleh installer WordPress. Silahkan keluar dari File Manager Anda dan kembali ke halaman home cPanel anda. Pilih menu MySQL Database.
  6. Pada halaman “MySQL Database”, isi bagian “Create New Database” untuk membuat database baru. Nama database-nya terserah Anda.
  7. Setelah database jadi, buat juga user databasenya. Cukup scroll down saja pada halaman MySQL Database sampai ketemu bagian “Create New User”. Isikan sesuai preferensi anda.
  8. Sekarang gunakan menu “Add User to Database” untuk menghubungkan database dengan user yang sudah anda buat. Klik “ALL PRIVILLAGES” untuk menjadikan user database tersebut super user dari database Anda.
  9. Tutup menu MySQL, kemudian silahkan kembali ke menu File Manager. Buat file baru menggunakan menu “Create New File”. Beri nama wp-config.php
  10. Copy-paste seluruh isi file wp-config-sample.php ke wp-config.php Anda. Ganti beberapa bagian, sesuaikan nama database, user dan password yang tadi sudah anda bikin melalui menu MySQL.
  11. Jika konfigurasi sudah selesai, silakan akses website anda sesuai format berikut untuk memulai eksekusi instalasi: http://www.namawebsite.com/wp-admin/install.php, selesaikan step-stepnya.
  12. Install WordPress anda telah berhasil! Jika proses instalasi sukses, maka tampilan yang muncul di browser anda jadinya akan seperti gambar berikut.
Daftar Putaka:
Anonym. 2012. Install WordPress secara Manual. (online) (http://mediabisnisonline.com, diakses pada  20 Maret 2014)
Wikipedia. 2014. WordPress. (online) (http://wikipedia.org, diakses pada 18 Maret 2014)

Artikel bisa didownload di sini:
Instalasi WordPress Manual .docx
Instalasi WordPress Manual .pdf

Kamis, 06 Maret 2014

TUGAS ARTIKEL E-COMMERCE BB


Arti dari Hosting dan Domain Name

Banyak dari para pengguna komputer yang sudah lama memanfaatkan layanan Internet, namun belum banyak yang tahu tentang istilah hosting ataupun domain name. Sebagai pengguna internet mungkin anda pernah mendengar kedua istilah ini. Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan hosting dan domain name? Dan apa kegunaan keduanya? Pada artikel ini saya akan membahas beberapa hal tentang kedua hal tersebut.

Apa itu hosting?
Hosting merupakan suatu space atau tempat dalam internet yang gunakan untuk menyimpan data-data yang diperlukan oleh sebuah website. Data-data yang disimpan di sini dapat berupa file, gambar, email, aplikasi atau progam bahkan database. Setiap situs yang dapat diakses melalui internet pasti akan menyimpan datanya pada sebuah host, baik situs perusahaan, situs pribadi ataupun blog, semuanya menggunakan hosting system.
Istilah dari hosting ini dapat dianalogikan bahwa sebuah website sama halnya dengan ruangan/ kios yang ada di Mall. Manajemen Mall menyewakan ruangan, infrastruktur, listrik, telepon dan fasilitas lainnya agar orang-orang dapat membuka usaha. Setiap kios dapat dikelola oleh orang yang berbeda, dekorasinya juga berlainan dan mereka beroperasi masing-masing dengan caranya sendiri. Dalam hal ini kios atau ruangan yang disewa tentu mempunyai batasan ruangan (misalnya 10m x 7m) dan maksimum adalah besarnya gedung Mall tersebut. Perusahaan hosting menyediakan hardware, misalnya saja, jaringan adalah infrastrukturnya, email adalah teleponnya, dan lain sebagainya. Hal tersebut diberikan agar pengguna internet dapat membuka/ membuat website.
Nah ketika pengguna internet menyimpan datanya pada sebuah host agar dapat diakses, maka domain name juga diperlukan agar pengguna tersebut dengan mudah dapat menemukan nama komputer (name resolution) pada jaringan.


Lalu, apa yang dimaksud dengan domain name? Dan apa fungsi dari domain name?
Domain adalah nama yang hanya ada satu saja di dunia internet. Domain ini merupakan pengganti dari IP address yang akan menuju pada server tertentu dan biasanya diwakili oleh adanya website. Contohnya adalah google.com.
Domain itu sendiri adalah alat pengingat untuk mempermudah manusia dalam mengakses komputer di internet. Dalam jaringan komputer, dikenal dengan nomor IP, contoh IP address adalah 203.30.236.154. Nomor tersebut sebenarnya merupakan kode yang digunakan oleh komputer untuk mengakses suatu situs. Ketika identitas pada internet hanya dilambangkan dengan nomor IP saja lalu tentu saja akan sulit untuk diingat karena begitu banyak pengguna yang ada di internet. Sehingga karena itulah masalah tersebut diselesaikan dengan dibuatnya domain name.
Dalam melakukan pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/ IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) digunakan fasilitas Domain Name System (DNS). DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk melacak host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.
DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti, adanya:
·         Kemudahan, DNS sangat mudah digunakan karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup mengetahui host name (nama komputer).
·         Konsistensi, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
·         Simpel, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.

Sejarah Domain Name System
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap lokasi harus disalin versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus menyalin versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan yaitu unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di ibaratkan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.

Bagaimana cara kerja DNS?
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (dengan memetakannya). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara menlacaknya ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.


Kesimpulannya Domain Name System (DNS) adalah hasil pengembangan dari metode pencarian host name terhadap IP address di Internet. Domain name sendiri merupakan nama yang menggantikan IP address yang dapat diakses untuk menuju pada website atau situs tertentu. Ketika pengguna Internet ingin mengakses sebuah website maka data-data yang ada haruslah tersimpan pada hosting agar website tersebut dapat diakses.

Referensi:

Anonym. 2013. Apa itu Pengertian Domain, Hosting dan Website? (online), (http://blog.pusathosting.com, diakses pada 6 Maret 2014)

 

Anonym. 2008. Apa yang dimaksud dengan Hosting? (online), (http://www.idebagus.com, diakses pada 6 Maret 2014)

Sijagur. 2010. Pengertian DNS (Domain Name System), (online), (http://teknis.balinter.net, diakses pada 6 Maret 2014)


Link:
Kelas: E-Commerce BB

Rabu, 05 Maret 2014

TUGAS RESUME E-COMMERCE BAB 8



PENETAPAN HARGA

Sebagai perusahaan berusaha untuk menumbuh keuntungan mereka, mereka sering fokus pada penurunan biaya produksi atau peningkatan permintaan produk. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan cenderung mengabaikan salah satu daerah strategis yang paling penting yang terlibat dengan peningkatan keuntungan.

Penetapan Harga Ekonomis
Variabel-variabel kunci meliputi dari ekonomi harga:
-          Harga
Ada hubungan terbalik antara harga dan kuantitas. Hubungan ini bersifat intuitif. Sebagai penurunan harga produk, lebih banyak unit yang baik akan diminta oleh pasar. Demikian juga, dengan meningkatnya harga produk, beberapa konsumen tidak akan tertarik untuk membeli produk, sehingga total permintaan agregat akan menurun.
-          Harga Produk Pengganti
Jenis produk pengganti dan harga produk mempengaruhi kurva permintaan suatu produk. Jika ada barang pengganti untuk sebuah produk, produk tersebut telah membatasi manuvernya dari segi harga. Karena ketersediaan substitusi, produk tidak dapat menaikkan harga secara signifikan di atas harga produk pengganti dekat.
-          Harga Produk Komplementer
Harga-harga produk komplementer mempengaruhi kurva permintaan produk. Jika harga produk komplementer menurun, hal ini akan merangsang permintaan untuk produk. Demikian juga, jika harga produk komplementer meningkat, hal ini akan berpengaruh negatif terhadap permintaan produk.
-          Penghasilan
Secara umum, pendapatan berkorelasi positif dengan permintaan. Ketika terjadi peningkatan pada pendapatan, maka permintaan produk juga akan meningkat.
-          Ukuran Pasar
Apabila ukuran pasar meningkat, demikian juga permintaan akan suatu produk.
-          Selera
Selera konsumen adalah variabel yang sangat penting, terlepas dari ukuran pasar, harga, pendapatan dan harga produk pengganti dan produk komplementer. Agar produk untuk mencapai keberhasilan pasar, konsumen harus memiliki keinginan untuk membelinya.
-          Pendapatan Marjinal
Penerimaan marjinal adalah tambahan (pengurangan) pendapatan dicapai dengan menurunkan atau meningkatkan harga produk secara bertahap.
-          Biaya Marjinal
Biaya marjinal adalah biaya yang terkait dengan memproduksi produk komplementer. Dalam banyak kasus, biaya marjinal bervariasi berdasarkan banyaknya unit barang yang diproduksi.
-          Harga di Pasar Dinamis
Meskipun penting untuk memahami bagaimana perusahaan dapat menetapkan harga dengan menggunakan analisis kurva permintaan dasar, sangat penting juga untuk menyadari bahwa sebagian besar perusahaan tidak menjual produknya dalam pasar yang statis.

Keputusan Harga Eceran
Pengecer harus memposisikan diri dalam hal pengaturan ekspektasi harga untuk pelanggan mereka. Ada tiga strategi kunci mengenai posisi merek sehubungan dengan harga yang pengecer yang dapat mengadopsi, yaitu: harga siklus promosi (Hi-Lo), harga murah setiap hari (EDLP) dan eceran/ harga eceran.

Penetapan Harga Promosi melalui Siklus (Hi-Lo)
Banyak pengecer menggunakan strategi Hi-Lo ini. Strategi ini bekerja sebagai berikut: Bagi sebagian besar waktu penjualan, pengecer menetapkan harga tinggi untuk produk. Namun, pada siklus teratur, pengecer ini menawarkan diskon besar. Sering dianggap sebagai promosi, diskon besar mendapatkan perhatian pembeli dan merangsang kunjungan ke toko.

Everyday Low Pricing (EDLP)
Baik produsen dan pengecer telah mengadopsi strategi EDLP, yang melibatkan pengaturan harga produk yang relatif rendah meskipun tidak serendah harga rendah dalam strategi Hi-Lo.
Ada dua aksioma kunci penting ketika menerapkan strategi EDLP:
1.  Perusahaan menggunakan strategi EDLP harus menemukan cara untuk mengkomunikasikan manfaat dari strategi tersebut kepada konsumen. Tujuan utama adalah untuk mengasosiasikan EDLP dengan merek perusahaan.
2.   Perusahaan harus mengantisipasi jeda waktu antara peluncuran strategi EDLP dan konsumen mencari tahu bagaimana untuk menggabungkan EDLP dalam rutinitas belanja mereka.

Retail/  Harga gerai
Beberapa pengecer seperti Coach telah mengadopsi strategi harga ini, di mana terdapat berbagai pilihan produk non-diskon yang ditawarkan kepada pelanggan di toko-toko ritel.

Strategi Harga Dasar
Secara khusus, strategi harga dasar berfokus pada cost plus pricing dan turunannya, pertumbuhan target laba dan sasaran harga return; brand pricing, dan promosi harga.

Cost Plus Pricing
Strategi penetapan harga dasar ini melibatkan cukup dengan menambahkan markup tetap ke biaya produk. Mark up ini akan ditambahkan ke jumlah perusahaan atau biaya variabel, karena sebagian besar barang-barang konsumen, markup tersebut akan ditambahkan ke total biaya barang. Total biaya meliputi biaya-biaya variabel tambahan yang menghasilkan alokasi tambahan biaya tetap.
ü   Target Profit Growth
Target keuntungan harga hamper sama dari cost plus pricing dan paling sering digunakan dalam industri dewasa ini. Satu-satunya fokus manajer adalah untuk memenuhi atau melampaui target pertumbuhan. Jika tujuan tingkat pertumbuhan target terpenuhi, manajer dianggap sukses.
ü    Target Return Pricing
Target ini juga hamper sama dengancost plus pricing. Target ini bertujuan untuk memaksimalkan tingkat pengembalian modal bagi perusahaan dan pemegang saham.

Brand Pricing
Strategi penetapan harga berpendapat bahwa pembeli merasabergengsi ketika mereka membeli dan mengkonsumsi produk dengan harga tinggi. Nilai ini biasanya terkait dengan nilai yang dirasakan dari merek.

Promotions Pricing
Toko dan produsen secara signifikan sering mengurangi harga untuk alasan berikut:
Trial
Pemasar sering menawarkan harga yang rendah pada produk-produk baru untuk mendapatkan pengadilan. Teorinya adalah bahwa harga yang rendah akan mendorong konsumen untuk membeli produk, kemudian menyadari adanya kualitas produk tersebut.

Benefit of Rapid Acceptance
Ada banyak manfaat untuk menjadi penggerak pertama dalam kategori produk baru. Namun, sementara menjadi penggerak pertama adalah penting, mendapatkan penerimaan pasar sangat penting.

Switching Costs
Sebuah perusahaan dapat menetapkan biaya rendah untuk membuat produk konsumen secara rutin. Setelah hal tersebut terjadi, produk switching memungkinkan bagi perusahaan untuk menaikkan harga bagi konsumen.

Loss Leaders
Pengecer sering member diskon harga dengan harapan bahwa sekali pelanggan datang ke toko dan membeli produk dengan harga rendah produk maka mereka juga akan membeli produk margin tinggi lainnya.

Kesetaraan dalam Harga
Konsumen sering berpikir tentang harga dalam hal bagaimana harga yang setara. Untuk menentukan apakah harga tersebut setara dengan produk yang didapatkannya, konsumen sering membandingkan harga dengan mengamati harga referensi yang ada.
Konsumen umumnya memilih harga acuan berdasarkan tiga faktor: past prices/ harga masa lalu (kni adalah harga yang konsumen ingat ketika membayar (atau melihat iklan) untuk merek produk tertentu); close substitute prices/ harga produk pengganti penutup (konsumen sering membandingkan harga substitusi yang tersedia, harga yang terendah sering memainkan peran kunci dalam menentukan harga referensi yang tepat); context/ konteks (konsumen mungkin bersedia membayar lebih untuk item di toko daripada di supermarket)

Strategi Harga

Diskriminasi Harga
Diskriminasi harga menimbulkanpertanyaan tentang apakah taktik tersebut sesuai atau menguntungkan masyarakat.

Frenzy Pricing
Perusahaan sering menerapkan skema harga yang menghasilkan kelebihan permintaan yang signifikan karena harga rendah. Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan:
Kesetaraan penetapan harga - perusahaan dihadapkan dengan peningkatan permintaan dan dapat memilih untuk menjaga harga di bawah harga pasar dalam upaya untuk mempertahankan goodwill.
Permintaan ketidakpastian - ketika perusahaan membawa produk baru ke pasar, mungkin ada ketidakpastian tentang apakah pasar akan menerima produk.
Pemasaran frenzy pricing ini sering menyebabkan konsumen berharap untuk tidur di luar toko, mencari tawaran pada situs lelang, atau berkendara dari toko ke toko untuk mencari produk.
Kualitas sinyal - jika harga ditetapkan sehingga ada kelebihan permintaan, banyak konsumen yang mungkin melihat ini sebagai sinyal. Bagi konsumen, sering ada biaya pencarian yang tinggi yang terlibat dalam menentukan kualitas produk.
Metode penjualan efisien - misalnya adalah Disney yang telah menciptakan frenzy pricing dengan merilis beberapa film animasi klasik dan mengumumkan bahwa film akan dijual untuk waktu yang terbatas. Jenis strategi menciptakan sensasi di media dan mendorong konsumen untuk membeli produk tersebut dengan segera.

Respon Strategis untuk Penurunan Harga Pesaing
Pesaing sering mencoba untuk menurunkan harga dalam upaya untuk mendapatkan pangsa pasar. Secara umum, bersaing hanya pada harga bukanlah merupakan strategi jangka panjang yang bijaksana bagi setiap perusahaan.
Motif khas untuk pemotongan harga biasanya meliputi:
-       Kesulitan keuangan - penurunan harga mungkin sebuah upaya putus asa untuk mendapatkan uang tunai, atau sinyal kepada pesaing yang berminat untuk mengakuisisi perusahaan.
-   Mencoba untuk menjadi pemimpin industri - penurunan harga kadang-kadang dapat menunjukkan kekuatan. Pemotongan harga mungkin menunjukkan bahwa perusahaan telah melakukan kinerja yang cukup baik untuk menahan biaya menjadi lebih rendah.
-    Menandakan ketidak senangan atas strategi pesaing - sebuah perusahaan dapat menggunakan pemotongan harga untuk membalas pesaing agar melakukan perubahan dalam strateginya .

Secara umum, perusahaan memiliki tiga tanggapan terhadap pemotongan harga pesaing:
  • Meningkatkan nilai proposisi (untuk meningkatkan nilai proposisi produk dengan mempertahankan tingkat harga dan menawarkan peningkatan produk).
  • Persaingan dalam hal harga
  • Membenarkan harga diferensial (dalam banyak industri, perusahaan bisa melakukan pekerjaan yang lebih baik dengan menginformasikan konsumen tentang bagaimana produk mereka berbeda dari produk para pesaing).
     
      Kerangka Pricing Pentagon
     Kerangka penetapan harga pentagon adalah kerangka kerja yang dirancang untuk membantu manajer dalam menentukan harga produk. Konsep ini terdiri dari serangkaian langkah-langkah terpadu yang menggunakan kedua data keras dan wawasan manajerial untuk menentukan harga yang ideal. Ketika selesai, Pentagon menghasilkan dua hasil: strategi harga yang koheren bagi manajer untuk diikuti dan satu set poin harga yang mencapai tujuan penetapan harga perusahaan.

Langkah Pricing Pentagon
-          Tantangan Mindset
Sebelum mengidentifikasi dan menguji setiap titik harga, manajer harus terlebih dahulu menguji asumsi mereka tentang harga. Mengidentifikasi asumsi-asumsi mungkin adalah bagian paling sulit dari proses ini. Para manajer harus mulai dengan melihat bagaimana mereka menetapkan harga di masa lalu dan bagaimana keputusan-keputusan masa lalu mungkin telah mempengaruhi atau membatasi strategi harga saat ini.

-          Memaksimalisasi Penetapan Harga Segmentasi
Ada dua segmentasi yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam menetapkan harga yang memaksimalkan segmentasi.
1.  Versi segmentasi - membantu meningkatkan target ukuran pasar perusahaan dengan menciptakan versi baru dari produk inti yang menarik bagi segmen tambahan.
2.      Penetapan Harga Diskriminasi Segmentasi - memungkinkan perusahaan untuk melayani lebih banyak pelanggan dalam target segmen - sehingga memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan densitas dari pelanggan yang ada dalam segmen pelanggan sasaran mereka.

-          Menetapkan Nilai Produk Sehubungan dengan Produk Pengganti
Ada tiga metodologi yang kita fokuskanyaiturisetpasar tradisional, analisis conjoint, dan model pilihan diskrit.
a.       Riset Pasar Tradisional. Survei riset pasar tidak bisa hanya menjelaskan tentang produk dan meminta pelanggan untuk membayar seberapa banyak yang mereka bersedia untuk membayar produk tersebut.
b.      Analisis Conjoint. Analisis ini meminta konsumen untuk menentukan peringkat atau tingkatan produk yang berbeda dengan atribut-atribut tertentu.
c.  Model Pilihan Diskrit. Pemodelan pilihan diskrit mirip dengan analisis conjoint di mana keduanya mengukur bagaimana konsumen memilih antara produk-produk yang bersaing.

-          Perkirakan Pesaing Reaksi
Penting bagi para manajer untuk secara resmi menggabungkan reaksi pesaing yang diantisipasi ke dalam proses penetapan harga. Hal ini karena tidak peduli bagaimana manajer teliti dalam menetapkan harga, proses mereka menjadi diperdebatkan jika pesaing memilih untuk menanggapi harga produk baru dengan perang harga yang kuat. Perang harga sering mengakibatkan perusahaan satu sama lain antara pesaing mereka berulang kali menurunkan harga. Ada dua strategi yang perusahaan mungkin pertimbangkan ketika memutuskan strategi harga mereka, yaitu
1.      Judo Ekonomi. Salah satu cara untuk menantang pesaing pangsa pasar yang besar merupakan cara yang dapat menimbulkan rasa puas para pemain kecil di pasar.
2.      Limit Pricing. Apakah suatu perusahaan harus mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam jangka pendek atau membatasi praktek harga tergantung pada beberapa variabel :
a)      Berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi pendatang baru untuk memasuki pasar?
b)      Setelah pendatang baru memasuki pasar, bagaimana keuntungan akan terpengaruh?
c)      Berapa banyak keuntungan yang akan dilakukan jika perusahaan menerapkan batas harga?
d)  Jika perusahaan menerapkan batas harga, berapa lama perusahaan secara realistis dapat berharap memperoleh keuntungan?
e)      Pada tingkat bagaimana perusahaan memperoleh keuntungan di masa depan?

-          Langkah terakhir, Ekuilibrium Pasar.
Tahapan ini adalah langkah terakhir dari Pentagon Pricingyang berfokus pada pengujian berbagai harga dengan pelanggan. Pada akhir langkah ini, perusahaan akan memiliki perkiraan pangsa pasar akhir dan volume untuk setiap kelompok keseimbangan harga dan harga akhir perusahaan yang bersaing.

 Download file di sini:

Link:
Kelas: E-Commerce BB